Cepatnya alokasi baru IPv4 di tahun 2010 ini cukup memprihatinkan. Separuh sisa blok /8 yang tersisa di awal tahun sudah teralokasikan pada bulan Agustus, sehingga banyak praktisi internet yang memperkirakan blok /8 terakhir dari IANA akan habis tidak lebih dari Februari 2011. Setelah itu setiap RIR (RIPE, ARIN, APNIC, AFRINIC, dan LACNIC) masing-masing akan mendapat jatah 1 blok /8 dengan aturan alokasi yang berbeda dan sangat ketat.
Pertanyaannya sekarang, siapkah kita menghadapi kelangkaan IPv4 ini? Tentu saja, internet tidak akan seketika menjadi macet. Namun, diperkirakan perkembangan internet akan terhambat. Akan makin banyak pengguna yang hanya akan mendapat IP privat. Hal ini akan sangat mengganggu untuk aplikasi yang menuntut adanya end-to-end connectivity.
APJII (IDNIC) sebagai pengelola alokasi IP address di Indonesia tentu akan mendorong sekuat tenaga supaya proses migrasi ke IPv6 bisa berjalan dengan mulus dan secepatnya. Pemerintah juga sudah mendorong dengan membentuk IPv6 Taskforce, sementara di komunitas sudah ada IPv6 Forum.
Sembari kita terus bersiap, ID-IPv6 ini akan melakukan mencatatan statistik pengguna yang sudah siap dengan IPv6. Secara rutin akan kami sajikan data real untuk kesiapan ini.
Ingin ikut berpartisipasi?
Jika Anda memiliki website dan portal yang memiliki cukup banyak pengunjung, taruhlah lebih dari 5000 unique IP per hari, silahkan menghubungi kami hostmaster@idnic.net untuk bisa berpartisipasi dalam statistik ini. Peran serta Anda sangat kami nantikan!