Latar Belakang
Seperti yang kita ketahui bersama, sistem IP address yang kita gunakan saat ini, IPv4, akan segera habis alokasinya. Dari perhitungan matematis, banyak pakar jaringan memprediksikan IPv4 akan habis pada pertengahan tahun 2011. Setelah IPv4 ini habis, perkembangan internet diprediksikan akan melambat, dan akan makin banyak pengguna internet yang menggunakan IP privat, yang akan bermasalah untuk aplikasi yang menuntut “end to end connectivity”.
Sudah hampir 10 tahun diperkenalkan sistem yang baru, yaitu IPv6. Sistem ini memiliki jumlah IP address yang sangat banyak, sekitar 3 triliun triliun triliun trilun. Jauh lebih banyak dari IPv4 yang tersedia saat ini, dan diperkirakan akan bertahan hingga beberapa puluh tahun untuk menjalankan internet.
Yang menjadi pertanyaan, siapkah kita untuk bermigrasi ke IPv6 ini? Banyak penyedia konten yang beranggapan belum perlu untuk migrasi ke IPv6, karena tidak banyak pengguna internet yang sudah menggunakan IPv6. Sementara para penyedia jaringan memandang belum perlu memberikan IPv6 ke pelanggan karena belum banyak konten yang siap diakses menggunakan IPv6. Persis seperti analogi ayam dan telur, mana yang ada lebih dahulu.
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) divisi IDNIC adalah pengelola tunggal pengalokasian IP address di Indonesia. Statistik ini dilakukan oleh APJII untuk melihat kesiapan jaringan di Indonesia, berapa banyak jumlah pengguna yang sudah siap menggunakan IPv6.
Cara Kerja
- Menyisipkan kode HTML pada bagian bawah beberapa website yang diakses oleh mayoritas pengguna Indonesia. Kode HTML ini hanya berupa tag <img src=….> yang menyisipkan sebuah gambar transparan 1×1 pixel sehingga tidak nampak di sisi pengunjung website.
- Gambar tranaparan tersebut di-host di server yang memiliki dual stack connectivity, IPv4 dan IPv6, sehingga pengguna internet yang sudah IPv6 ready secara otomatis akan mengakses gambar transparan tersebut melalui jalur IPv6.
- Setiap kali pengunjung melakukan request, server akan mengecek apakah IP address pengunjung sudah pernah tercatat sebelumnya pada hari yang sama. Jika belum, maka server mencatat data asal IP Address, jenis OS dan browser, waktu akses.
- Setiap hari akan dilakukan kalkulasi dan dibuatkan grafik statistik harian. Grafik ini bisa dilihat oleh umum di: http://www.id-ipv6.com/blog/pengguna-ipv6/
Data Yang Dikumpulkan
- Data yang dikumpulkan hanya meliputi ip address pengunjung, waktu akses, jenis OS dan browser.
- Sistem tidak mencatat: asal situs, halaman, referer. Semua data dari berbagai situs akan masuk ke satu tabel yang sama dan tercampur. Kami tidak akan melakukan perhitungan jumlah pengunjung masing-masing situs, ataupun data-data lain yang berhubungan dengan keunikan situs yang berpartisipasi dalam statistik ini.
- Output statistik hanya akan menampilkan persentase pengguna yang sudah siap menggunakan IPv6 dibandingkan dengan keseluruhan pengguna, serta jumlah IP address yang terdata setiap harinya. Kami tidak akan menampilkan IP address pengunjung dalam output statistik.
Ikut Berpartisipasi
APJII mengundang pemilik situs untuk ikut berpartisipasi dalam proses pengumpulan data ini. Kriteria situs yang dapat berpartisipasi :
- Situs yang diakses oleh mayoritas orang Indonesia, atau situs yang hanya terakses dari jaringan lokal Indonesia (gambar transparan hanya dipasang pada situs Indonesia, bukan situs mirror internasional, untuk situs yang memiliki dua server lokal dan internasional).
- Jumlah pengunjung diharapkan minimal 1000 IP address unik per hari.
- Layangkan email ke hostmaster (at) idnic (dot) net, jika Anda ingin ikut berpartisipasi. Informasikanlah URL situs Anda dan jumlah rata pengunjung per hari (ip address unik).
Makin banyak situs yang berpartisipasi dan makin banyak pengguna internet yang terjaring statistik ini, tentu statistik ini akan makin akurat dalam mengcapture kesiapan pengguna internet Indonesia dalam sistem IPv6.
Jika Anda ingin bertanya lebih jauh mengenai program ini, bisa menghubungi kami :
- Valens Riyadi, email: kabid.nir (at) apjii (dot) or (dot) id
- Yudha Febi Irawan, email: hostmaster (at) idnic (dot) net
